Analisis Kelayakan Industri Peternakan Kambing Peranakan Etawa Berbasis Sistem Pertanian Terpadu di Kelurahan Kampung Rempak Kecamatan Siak (Studi Kasus Koperasi Amanah Mitra Usaha)

Authors

  • Azrul Muslihin
  • Jahrizal
  • Indri Yovita

Keywords:

Analisis Kelayakan, Analisis Finansial, Analisi Non Finansial, Peternakan Kambing PE, Pertanian Jagung, Pertanian Terpadu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan industri peternakan kambing peranakan etawa berbasis pertanian terpadu di Koperasi Amanah Mitra Usaha Kelurahan Kampung Rempak Kecamatan Siak Kabupaten Siak berdasarkan aspek non finansial dan aspek finansial. Teori yang digunakan adalah teori studi kelayakan bisnis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan cara wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian ini berdasarkan aspek hukum, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi, aspek ekonomi dan sosial, dan aspek lingkungan dinyatakan layak untuk dijalankan. Berdasarkan aspek finansial usaha ini layak untuk dijalankan dengan kriteria (NPV) sebesar  Rp371.745.901,66, (BCR) sebesar 1,72,  (IRR) sebesar 19,95, (PP) sebesar 1,4 tahun dan BEP unit kambing 13 ekor, BEP rupiah kambing Rp4.299.108,33; BEP unit susu kambing 1.355,55 liter, BEP rupiah susu kambing 25.061,4; BEP unit jagung  5.902,58 kg, dan BEP rupiah jagung Rp4.265,6.

 

Abstract

This study aims to determine the feasibility of the integrated agriculture-based goat farming industry in the Amanah Mitra Usaha Cooperative, Kampung Rempak Village, Siak District, Siak Regency based on non-finansial and financial aspects. The theory used is the theory of business feasibility study. The method used is quantitative descriptive. The types of data used are primary and secondary data. Data collection techniques use interviews, observations, and questionnaires. The results of this research are based on legal aspects, market and marketing aspects, technical and technological aspects, economic and social aspects, and environmental aspects are declared feasible to be carried out. Based on the financial aspect, this business is feasible to run with criteria (NPV) of IDR 371,745,901.66, (BCR) of 1.72, (IRR) of 19.95, (PP) of 1.4 years and BEP of 13 goat units, BEP rupiah of goats of IDR 4,299,108.33; BEP unit goat milk 1,355.55 liters, BEP rupiah goat milk 25,061.4; BEP for corn unit 5,902.58 kg, and BEP for corn rupiah Rp4,265.6. 

Downloads

Published

2024-12-11 — Updated on 2026-03-10

Versions

How to Cite

Muslihin, A., Jahrizal, & Yovita, I. (2026). Analisis Kelayakan Industri Peternakan Kambing Peranakan Etawa Berbasis Sistem Pertanian Terpadu di Kelurahan Kampung Rempak Kecamatan Siak (Studi Kasus Koperasi Amanah Mitra Usaha). Journal of Sustainable Entrepreneur Region Industry, 2(2), 32–45. Retrieved from https://journal.ypmki.com/index.php/joseri/article/view/33 (Original work published December 11, 2024)

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>