This is an outdated version published on 2026-02-04. Read the most recent version.

Analisis Perbandingan Keberhasilan UMKM Sebelum Dan Setelah Menggunakan Quick Response Indonesia Standard (Qris) Di Kota Pekanbaru

Authors

  • Has Yakson Assegaf
  • Jahrizal
  • Mardiana

Keywords:

Business Success, QRIS, MSMEs

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis perbandingan keberhasilan UMKM di Kota Pekanbaru sebelum dan setelah menggunakan QRIS. Indikator keberhasilan usaha terdiri dari modal, pendapatan, dan volume penjualan. Penelitian ini menggunakan populasi yaitu UMKM yang menggunakan QRIS sebanyak 5.024 usaha. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 UMKM. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk mengukur perbedaan keberhasilan UMKM di Kota Pekanbaru sebelum dan setelah menggunakan QRIS dengan membandingkan indicator keberhasilan usaha. Data penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas dan wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji wilcoxon pada indikator keberhasilan usaha yaitu modal, pendapatan, dan volume penjualan didapatkan nilai Asymp.Sig (2-tailed) yaitu 0,002 <0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat perbedaan keberhasilan UMKM sebelum dan setelah menggunakan QRIS. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa UMKM akan lebih mendapatkan keberhasilan usaha, yang dibuktikan dengan adanya peningkatan modal, pendapatan, dan volume penjualan pada UMKM setelah menggunakan QRIS.

 

Abstract

The study aims to analyze the comparative success of MSMEs in Pekanbaru City before and after using QRIS. Business success indicators consist of capital, revenue, and sales volume. This study used a population of 5,024 MSMEs using QRIS. The sampling technique used purposive sampling, resulting in a sample of 15 MSMEs. The data analysis method in this study was descriptive quantitative to measure the differences in MSME success in Pekanbaru City before and after using QRIS by comparing business success indicators. The research data were analyzed using the normality test and the Wilcoxon signed rank test. The results of the study showed that the Wilcoxon test for business success indicators, namely capital, revenue, and sales volume, obtained an Asymp.Sig (2-tailed) value of 0.002 <0.05. Therefore, H0 was rejected and H1 was accepted, indicating a difference in MSME success before and after using QRIS. Thus, it can be concluded that MSMEs will achieve greater business success, as evidenced by the increase in capital, revenue, and sales volume in MSMEs after using QRIS. Keywords: Business Success, QRIS, MSMEs

Downloads

Published

2025-07-20 — Updated on 2026-02-04

Versions

How to Cite

Yakson Assegaf, H., Jahrizal, & Mardiana. (2026). Analisis Perbandingan Keberhasilan UMKM Sebelum Dan Setelah Menggunakan Quick Response Indonesia Standard (Qris) Di Kota Pekanbaru. Journal of Sustainable Entrepreneur Region Industry, 3(1), 51–61. Retrieved from https://journal.ypmki.com/index.php/joseri/article/view/49 (Original work published July 20, 2025)

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>