Analisis Daya Dukung Produksi Industri Pupuk Organik Limbah Kelapa Sawit Di Desa Pancuran Gading Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar
Keywords:
Carrying Capacity, Production, Industry, Organic Fertilize, Palm WasteAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat daya dukung dan
potensial bahan baku di Desa Pancuran Gading Kecamatan Tapung
Kabupaten Kampar dalam memproduksi pupuk organik limbah kelapa
sawit. Industri pupuk organik dari limbah kelapa sawit memiliki
potensi besar untuk mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus
mengurangi dampak lingkungan dari limbah industri kelapa sawit.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori produksi.
Metode penelitian yang digunakan meliputi survei lapangan,
wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, penyebaran
kuisioner dan analisis data sekunder dari literatur yang relevan.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis
deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi daya dukung
wilayah produksi industri pupuk organik di Desa Pancuran Gading
cukup tinggi yaitu nilai daya dukung wilayahnya >1 artinya Desa
Pancuran gading dari segi daya dukung wilayah dinyatakan mampu
untuk memproduksi pupuk organik limbah kelapa sawit. Hal tersebut
dukung oleh ketersediaan bahan baku limbah kelapa sawit yang
melimpah serta adanya dukungan dari masyarakat setempat.
Berdasarkan aspek tersebut, maka dari itu Desa Pancuran Gading dari
segi bahan baku dinyatakan berpotensial untuk memproduksi pupuk
organik limbah kelapa sawit. Kemudian, berdasarkan daya dukung
badan pengelola Desa Pancuran Gading dinyatakan mampu untuk
memproduksi pupuk organik kelapa sawit. Bersdasarkan daya dukung
Infrastruktur dinyatakan mampu untuk memproduksi pupuk organik
limbah kelapa sawit di Desa Pancuran Gading. Berdasarkan analisis
produksi di Desa Pancuran Gading diprediksi mampu untuk
memproduksi pupuk organik limbah kelapa sawit.
Abstract
This study aims to analyze the level of carrying capacity and potential
of raw materials in Pancuran Gading Village, Tapung District, Kampar
Regency in producing organic fertilizer from palm oil waste. The
organic fertilizer industry from palm oil waste has great potential to
support sustainable agriculture while reducing the environmental
impact of palm oil industry waste. The theory used in this research is
production theory. The research methods used include field surveys, indepth interviews with stakeholders, distributing questionnaires and
analyzing secondary data from relevant literature. The data analysis
used in this research is descriptive analysisThe results showed that the
potential carrying capacity of the organic fertilizer industry production
area in Pancuran Gading Village is quite high, namely the carrying
capacity value of the area> 1, meaning that Pancuran Gading Village
in terms of regional carrying capacity is declared capable of producing
palm oil waste organic fertilizer. This is supported by the availability of
abundant palm oil waste raw materials and the support of the local
community. Based on these aspects, therefore, Pancuran Gading
Village in terms of raw materials is declared potential to produce palm
oil waste organic fertilizer. Then, based on the carrying capacity of the
management body, Pancuran Gading Village is declared capable of
producing palm oil organic fertilizer. Based on the carrying capacity of
infrastructure, it is declared capable of producing palm oil waste
organic fertilizer in Pancuran Gading Village. Based on the production
analysis in Pancuran Gading Village, it is predicted that it is able to
produce palm oil waste organic fertilizer.
Downloads
Published
Versions
- 2026-03-16 (2)
- 2024-08-14 (1)






