Feasibility Analysis Of Brick Industry Case Study TB. Nusantara Pelalawan Regency, Sorek Satu

Authors

  • Sazkia Johanna Purba Universitas Riau
  • Jahrizal Universitas Riau
  • Ufira Isbah Universitas Riau

Keywords:

Financial Feasibility Analysis, Brick Industry, Net Present Value, Return on Investment, Break Even Point

Abstract

Industri batu bata memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan material konstruksi. Studi kelayakan finansial pada industri batu bata TB Nusantara menunjukkan bahwa bisnis ini layak dan menguntungkan. Analisis menggunakan indikator keuangan seperti Net Present Value (NPV) sebesar Rp567.809.116,73 (positif), Internal Rate of Return (IRR) 35,73% yang melebihi tingkat diskonto, dan Payback Period (PP) selama 2,07 tahun, menunjukkan investasi dapat kembali dalam waktu kurang dari dua tahun. Rasio Benefit-Cost (B/C) dan Revenue-Cost (R/C) masing-masing sebesar 1,50, menandakan pendapatan melebihi biaya. Break Even Point (BEP) tercapai pada 795.625 unit dengan harga Rp265 per unit, sementara produksi tahunan mencapai 1.200.000 unit dengan harga jual Rp400 per unit. Return on Investment (ROI) sebesar 50,82% mencerminkan pengembalian modal yang signifikan. Hasil ini menegaskan bahwa TB Nusantara memiliki prospek keuntungan jangka panjang. Untuk memastikan keberlanjutan bisnis, disarankan untuk meningkatkan efisiensi produksi melalui adopsi teknologi modern dan optimalisasi manajemen arus kas.

Downloads

Published

2026-03-04

How to Cite

Johanna Purba, S., Jahrizal, & Isbah, U. (2026). Feasibility Analysis Of Brick Industry Case Study TB. Nusantara Pelalawan Regency, Sorek Satu. Journal of Sustainable Entrepreneur Region Industry, 2(2), 55–62. Retrieved from https://journal.ypmki.com/index.php/joseri/article/view/75

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>