Kajian Pendapatan Produsen Industri Pengetaman Kayu Di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang

Authors

  • Iranda Agmellani Universitas Riau
  • Jahrizal Universitas Riau
  • Putri Asrina Universitas Riau

Keywords:

Income, Production Cost, Efficiency, Wood Planning Industry

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan produsen industri pengetaman kayu di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang, serta tingkat efisiensi usaha yang dijalankan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan studi kasus pada enam unit usaha pengetaman kayu. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta data sekunder dari instansi terkait. Analisis data dilakukan melalui perhitungan biaya produksi total (Total Cost/TC), penerimaan total (Total Revenue/TR), pendapatan bersih (π = TR – TC), dan efisiensi usaha (R/C Ratio = TR/TC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi produsen pengetaman kayu berkisar antara Rp 60.639.166 sampai Rp 176.656.250 per bulan, dengan total penerimaan antara Rp 74.000.000 sampai Rp 457.250.000 per bulan. Pendapatan bersih yang diperoleh berkisar antara Rp 13.360.834 hingga Rp 274.961.347 per bulan. Nilai rata-rata R/C Ratio sebesar 1,92, yang berarti usaha pengetaman kayu di Desa Tarai Bangun tergolong efisien dan layak dijalankan karena seluruh produsen memperoleh keuntungan (R/C > 1). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku usaha dan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor industri kecil menengah khususnya di bidang pengolahan kayu.

Downloads

Published

2025-12-17 — Updated on 2026-02-09

Versions

How to Cite

Agmellani, I., Jahrizal, & Asrina, P. (2026). Kajian Pendapatan Produsen Industri Pengetaman Kayu Di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang. Journal of Sustainable Entrepreneur Region Industry, 3(1), 51–57. Retrieved from https://journal.ypmki.com/index.php/joseri/article/view/66 (Original work published December 17, 2025)